[Al-Islam 628] Hari ini kaum muslimin di seluruh
dunia menggemakan pujian atas kebesaran Allah Swt. Langit pun bergemuruh
dengan suara takbir, tahlil dan tahmid. Sementara itu lebih dari 2 juta
saudara kita kaum muslimin lainnya saat ini berada di tanah suci tengah
menunaikan ibadah haji.
Jumat, 26 Oktober 2012
Jumat, 19 Oktober 2012
Vonis Mati Bandar Narkoba Dibatalkan Peredaran Narkoba Kencang
[Al Islam 627] Juru Bicara MA Djoko Sarwoko dalam
jumpa pers, Jumat (12/10/2012), menuturkan bahwa presiden Yudhoyono
mengabulkan permohonan grasi terpidana mati kasus narkoba Deni Setia
Maharwan alias Rafi dan Merika Pranola alias Ola alias Tania dan
mengubah hukuman keduanya menjadi penjara seumur hidup. Grasi kepada
Deni diberikan melalui Keppres Nomor 7/G/2012 tanggal 25 Januari 2012.
Sedangkan grasi untuk Ola yang satu kelompok dengan Deni diberikan pada
26 September 2011 dengan Keppres Nomor 35/G/2011. Presiden SBY melalui
Keppres Nomor 22/G/2012 tanggal 15 Mei 2012 juga memberikan grasi kepada
Schapelle Leigh Corby (34 th) warga Australia narapidana narkoba di LP
Kerobokan Bali dan mengurangi hukumannya dari 20 tahun menjadi 15 tahun.
Mimpi Pemberantasan Korupsi
[Al Islam 626] Setelah ditunggu-tunggu, Presiden Susilo bambang Yudhoyono akhirnya tegas memerintahkan Polri untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus hukum dugaan korupsi simulator mengemudi di Korps Lalu Lintas Polri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (Kompas, 9/10). Itu adalah salah satu kesimpulan dari pidato Presiden SBY pada senin malam (8/10).
Minggu, 07 Oktober 2012
Problem Kesejahteraan
[Al Islam 625] Ribuan buruh melakukan aksi
besar-besaran di 35 kabupaten/kota, di 12 provinsi. Aksi itu merupakan
realisasi dari rencana mogok nasional untuk menyuarakan dan
memperjuangkan tuntutan atas penghapusan sistem lepas daya (outsourching), perbaikan tingkat upah, dan pemberian jaminan sosial kesehatan mulai 2014. Intinya adalah tuntutan peningkatan kesejahteraan
Rohis : Persemaian Keshalehan Bukan Sarang Teroris
z[Al Islam 624] Dalam dua minggu belakangan muncul
semaca “tuduhan”, Rohis menjadi sarang teroris. Pemicunya dalah dialog
dalam Program Metro Hari Ini, Edisi 5 September, di Metro TV dengan tag line
yang provokatif “Awas, Generasi Baru Teroris”. Dalam acara itu
ditampilkan info grafis pola rekrutmen teroris muda: 1. Sasarannya
siswa SMP akhir – SMA dari sekolah-sekolah umum; 2. Masuk melalui
program ekstra kurikuler di masjid-masjid sekolah; 3. Siswa-siswi yang
terlihat tertarik kemudian diajak diskusi di luar sekolah; 4. Dijejali
berbagai kondisi sosial yang buruk, penguasa korup, keadilan tidak
seimbang; dan 5. Dijejali dengan doktrin bahwa penguasa adalah
thoghut/kafir/musuh
Ya Khalifah: Keparat-keparat Amerika Melecehkan Rasulullah Saw Sementara para Penguasa Kaum Muslimin Tidak Berani
Al-Islam edisi 623, 21 September 2012-5 Dzulqa’dah 1433 H
Pernyataan Maktab I’lami Pusat Hizbut Tahrir
Wacana Sertifikasi Ulama ala BNPT: Percobaan Kriminalisasi Ulama dan Pemikiran Islam!
[Al Islam 622] Dalam seminar “Teror Tak Kunjung
Usai” Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris, mewacanakan
sertifikasi dai dan ustadz. Menurutnya, dengan sertifikasi, maka
pemerintah dapat mengukur sejauh mana peran ulama dalam menumbuhkan
gerakan radikal sehingga dapat diantisipasi. Ia mencontohkan di
Singapura dan Arab Saudi hal itu telah berjalan efektif mencegah
terjadinya radikalisme agama (lihat, detiknews.com, 8/9)
Langganan:
Postingan (Atom)