Selasa, 23 Juli 2013

Perjalanan Hidup



Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualakum

       Pertama-tama dan paling utama marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan kita nikmat yang tak terhingga kepada kita semua yang dengan itu kita sebagai hamba tidak dapat sanggup dan mampu untuk menghitungnya.

      Tak lupa Shalawat serta salam tercurah kepada Nabi besar kita Muhammad SAW yang merupakan suri tauladan bagi kita semua. Beserta seluruh keluarga, sahabat, serta para pengikutnya. 
ketika kita hidup di perantauan, mskipun itu kota besar dan serba ada semuanya. namun kita pasti merasa itu tidak enak dan selalu ada yang kurang.... Mengapa demikian...???
Itu karena kita telah mengetahui darimana kita berasal, darimana kita dilahirkan. mskipun kita dari daerah yg peadalaman, terpencil dan serba terbatas, tapi kita pasti merasa lebih betah dan selalu ingin pulang kesana karena kita mengetahui ada kebahagiaan disana karena disana ada keluarga (ibu dan Bapak) yang selalu sayang dan peduli kepada kita............
Tapi mengapa kebanyakan orang Muslim tidak mengetahui Asal dari kehidupan, mungkin karena lupa atau memang pura-pura lupa (heheheh) ataukah memang tidak mau untuk mengetahuinya.....
Semua orang Muslim pasti tahu bahwa kita semua ini berasal dari ALLAH dan Akhirat merupakan tempat kita kembali yg kekal,,,..   jadi seharusnya kita lebih betah jika kmbali ke Akhirat karena disanalah tempat kebahagiaan kita yang sesungguhnya....
Tapi fakta yg ada sekarang ini orang" lebih cinta pada dunia daripada Akhirat. Mereka berlomba-lomba untuk memperbanyak materi dengan jalan yang tidak halal, mencari kesenangan-kesenangan yang hanya bersifat sementara seperti berzina, minum Khamar dan membuka-buka Aurat (Bagi kaum wanita) sehingga sekarang muncul istilah yang beredar “Lebih Murah Paha Manusia Daripada Paha Ayam”. Harga paha ayam saat sekarang ini berapa, katakan saja 5rb sedangkan Paha manusia tidak perlu kita beli sudah ada yang lewat-lewat didepan kita dengan gratis. Bahkan jika kita tidak ingin melihatnya dia akan muncul dengan sendirinya… Nauzubillah.
Berbicara masalah paha ayam, kita dapat mengambil pelajaran yang sangat bermakna dari sebuah paha ayam. Jika kita ingin melihat paha ayam, tidak semudah kita melihat paha manusia. Jika kita ingin melihat paha ayam, maka ayam itu meronta sekuat-kuatnya seakan berkata dalam hati, “Jika Ingin Melihat Pahaku Maka Langkahi Dulu Mayatku”. Kemudian setelah kita membunuh seekor ayam kita tidak bisa langsung melihat paha ayam, yang kita lakukan adalah harus mencabut bulu-bulu yang ada disekitar paha ayam tersebut dan itu tidak langsung bisa kita cabut dengan mudah tapi kita harus merendamnya dahulu dengan air mendidih. Setelah merendamnya barulah kita dapat melihat paha mulus dari seekor ayam….
Allah SWT telah katakan bahwa manusia merupakan makhluk paling sempurna dimuka bumi ini dibandingkan makhluk yang lain. Jadi kalau ayam saja susah untuk kita melihat pahanya sedangkan manusia sangatlah GRATIs tis tis tis. Berarti manusia itu lebih rendah daripada………….???  Eits, bukan saya yang katakan.
Hal tersebut diatas membuktikan bahwa manusia lebih mencintai dunia daripada akhirat padahal jika diibaratkan sebuah lautan yang sangat luas, kita celupkan telunjuk kita kelautan tersebut kemudian kita angkat. Berapa teteskah air yang jatuh dari jari kita, itulah kebahagiaan yang ada didunia ini sedangkan lautannya merupakan gambaran kebahagiaan di akhirat Subhanallah. Jadi kebahagiaan apapun yang kita dapatkan didunia, itu belum seberapa dengan kebahagiaan yang ada diAkhirat….
                Kita semua juga pasti tahu bahwa hidup kita didunia ini hanya sementara. Itulah sebabnya dunia ini dikatakan sebagai tempat persinggahan sementara. Berapa umur kita didunia…? Kita ambil patokan saja dari Rasulullah SAW yang hanya sampai berusia 63 Tahun. Sedang kan berapa lama kita ketika berada di Alam kubur..? Menurut Al-Qur’an dikatakan bahwa 1 hari di alam kubur sama dengan 50.000 tahun dibumi. Jadi bias dibayangkan hanya beberapa detik saja kita berada didunia yang fana ini. Dan jika tiba saat mau datang menjemput. Orang-yang didunia selalu Shalat akan mengatakan “untuk selama beberapa detik didunia saya Shalat” dan orang yang menutup aurat mengatakan “untung saya beberapa menit menutup aurat” dan hasil yang didapat diakhirat sangatlah tidak sebanding dengan lamanya kita didunia. Itulah merupakan Kemurahan Allah SWT.
                Oleh karena itu sepantaslah kita untuk selalu bermimpi dan menginginkan untuk pulang ketempat asal kita yaitu akhirat yang kekal abadi. Selayaknya seorang perantau yang hanya singgah untuk mengambil air minum. Karena Akhirat merupakan tempat asal kita yang sebenarnya bukanlah dunia ini……
                Oleh karena itu, saya mengajak kepada sahabat-sahabat sekalian khususnya diri saya pribadi untuk marilah kita sama-sama meningkatkan Iman dan takwa kita Kepada Allah SWT agar kita dapat kembali kepada Allah dengan memperoleh kebahagiaan disisi-NYA. Karena tanda-tanda orang yang rindu akan Akhirat adalah selalu taat beribadah kepada Allah SWT…..
Wassalam………..
@Baitur Rahman Merja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini