Jumat, 01 Februari 2013

Misi Hidup Dalam Sebuah Kerja



               Seorang wanita tua, bertubuh gemuk. Dengan senyum jenaka disela-sela pipinya yang bulat, duduk menggelar nasi
bungkus dagangannya. Segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkutyang sudah menunggu sejak tadi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi mereka menu dan rasa bukan soal, yang terpenting adalah harganya yang luar biasa murah.
            Hamper-hampir mustahil ada orang yang bias berdagang dengan harga sedemikian rendah. Lalu apa untungnya ?? wanita itu terkekeh menjawab “bisa numpang makan dan beli sedikit sabun.” Tapi bukankah ia bisa menaikkan harga sedikit  ?? sekali lagi ia terkekeh, “lalu bagaimana kuli-kuli itu bisa membeli ?? siapa yang mau menyediakan sarapan buat mereka ??” katanya sambil menunjukkan para lelaki yang kini berlomlpatan keatas truk pengantar mereka ke tampat kerja.
            Ah!!! Betapa cantiknya bila sebongkah misi hidup dipadukan dalam sebuah kerja. Orang –orang yang memahami benar kehadiran karyanya, sebagaimana wanita tua diatas, yang bekerja demi setitik kesejahteraan hidup manusia, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tak runtuh. Merekalah para beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu ini menjadi lembut bahkan mengobati luka. Bukankan demikian tugas kita dalam kerja menghadirkan secercah kebahagiaan bagi sesame.

Motivasi Corner

Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih
keberhasilan. (Robert F. Kennedy)

Setiap pria dan wanita yang sukses adalah pemimpi-pemimpi besar
Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka. Berbuat sebaik mungkin
dalam setiap hal, Dan bekerja setiap hari menuju visi jauh kedepan
Yang menjadi tujuan mereka. (Brian Tracy)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini