Jumat, 01 Februari 2013

Memberi Tanpa Pertimbangan



            Cobalah untuk mengawali suatu hari anda dengan niat untuk memberi. Mulailah dengan sesuatu yang kecil yang tak terlalu berharga dimata anda. Mulailah dari uang receh. Kumpulkan
beberapa receh yang mungkin tercecer disana-sini hanya untuk satu tujuan : diberikan. Apakah anda sedang berada di bis kota yang panas. Lalu dating pengamen bernyanyi memekakkan telinga. Atau, anda sedang berada dalam mobil ber-ac yang sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta-minta. Tak peduli bagaimana pendapat anda tentang kemalasan, kemiskinan dan lain sebagainya, tak perlu banyak pikir, segera berikan satu dua keeping kepada mereka.
            Barangkali ada rasa enggan dan kesal. Tekanlah perasaan itu seiring dengan pemberian anda. Bukankah, tak seorangpun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis. Ingat, kali ini anda hanya sedang “berlatih” member; mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti ?? rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan anda. Sesuatu itu bernama kasih sayang.
            Memberi tanpa pertimbangan bagai menyingkirkan batu penghambat arus sungai. Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri. Sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri. Sesungguhnya, bukan receh atau berlian yang anda berikan. Kemurahan itu tidak terletak ditangan, melainkan dihati…!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini