Sabtu, 02 Februari 2013

Cerita menarik tentang Paku

            Suatu ketika, ada seorang laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan sang anak, ayahnnya memberikan sekantong paku
dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah…..
            Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah…. Lalu secara bertahap paku itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.
            Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah. \
            Hari-hari berlalu dimana anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Lalu ayahnya menuntun anaknya kepagar. “HHmmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku. Tapi, lihatlah lubang-lubang dipagar ini. Pagar ini sama sekali tidak pernah bisa sama seperti sebelumnya. “ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini … dihati orang lain.
            Kamu dapat menusukkan seseorang dengan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu … tapi tidak peduli berapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada. … dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik…”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini